Thursday, November 6, 2008

MENUJU KURSI GUBERNUR JAWA TIMUR PUTARAN KE-2

PILKADA JAWA TIMUR 2008

Setujukah kita bahwa demokrasi harus di bayar dengan biaya yang sangat mahal? Silakan ada menilainya sendiri.

Masyarakat Jawa Timur telah melaksanakan hak pilihnya sebagai warga Jawa Timur untuk memilih Gubernur dan W.K Gubernur putaran ke-2 pada tanggal 4 November 2008, yang mana hanya tersisa 2 pasangan calon lagi yaitu :

1. KOFIFAH INDAR PARAWANSA DAN MUDJIONO (KAJI)
2. SOEKARWO DAN SAIFULLAH (KARSA)

Yang mana kedua pasangan calon ini sudah melewati putaran pertama dengan perolehan suara untuk KAJI (4.223.089) dan KARSA (4.498.332), disini kita bisa melihat bahwa KARSA berada di urutan pertama dan KAJI berada diurutan ke dua dengan selisih suara sebanyak 275.243,hasil ini memaksakan kedua pasangan calon ini kembali bertarung dalam memperoleh suara masyarakat Jawa Timur untuk menghantarkan mereka ke kursi JATIM I, putaran pertama mendapat respon dari masyarakat Jawa Timur sebanyak 29.045.722 jiwa yang datang ke TPS dari 39.294.280 jiwa penduduk yang ada di Jawa Timur dan jumlah suara Golput sebanyak 40%,percaya atau tidak ternyata dalam pemilihan Gubernur Jawa Timur putaran pertama menghabiskan biaya sebesar 500 Milyar rupiah.

Sementara di putaran ke dua ini kedua pasangan calon telah memasang strategi mereka untuk meraih simpatik masyarakat Jawa Timur.

1. KOFIFAH INDAR PARAWANSA DAN MUDJIONO (KAJI)
Di dukung oleh : PPP, PPNUI, PELOPOR, PIB, PNBK, PKPI, PSI, PBSD, PATRIOT, PBR, PDIP, PKPB, PNIM, PDK, MERDEKA

2. SOEKARWO DAN SAIFULLAH (KARSA)
Di dukung oleh : DEMOKRAT, GOLKAR, PAN, PKB, PKS.

Di putaran kedua ini mendapat respon masyarakat Jawa Timur sebesar 29.280.740 jiwa dan menghabiskan biaya sebesar 265 Milyar Rupiah, melibatkan 14.000 personil aparat keamanan dan 62.859 TPS dari 38 Kabupaten / Kota, jadi biaya yang di butuhkan dalam pemilihan Gubernur Jawa Timur sebesar 765 Milyar Rupiah ini bukan dan yang kecil ternyata untuk demokrasi memang harus di bayar mahal,yang kita harapkan semoga nantinya yang terpilih menjadi Gubernur Jawa Timur dapat memberikan pelayanan terbaik buat seluruh public Jawa Timur dan dapat mengemban amanah yang di berikan masyarakat Jawa Timur kepada Gubernur Terpilih lewat suara yang masyarak berikan kepada mereka (calon Gubernur).

Kami tidak butuh janji atau omongan belaka tetapi kami membutuhkan pemimpin yang dapat bekerja memperjuangkan masyarakat dan membangun Jawa Timur untuk lebih maju lagi (harapan masyarakat Jawa Timur), termasuk salah satu masyarakat Jawa Timur berharap "yang terpenting itu masalah pendidikan, kalo boleh usul yach jangan mahal mahal gitu kasian orang tua ne pak/bu gubernur…..tapi alhamdulillah sekolah negeri sudah gratis tidak dipungut biaya (SPP)…MAKASIH ^_^ tapi meskipun sekolah udah gak bayar, fasilitas dan sistem pembelajaran jagan dikurangi, normal seperti biasanya",dari blog: http://ri3zky.wordpress.com, kami kutip pendapat masyarakat. Wasalam anak negeri.

Tuesday, November 4, 2008

KINANTAN PATAH TAJI STADION TELADAN TIDAK BERPENGHUNI PEMKO MEDAN TIDAK MALU HATI

Ada apa sebenarnya yang terjadi di dalam pembinaan olah raga di kota medan ya? Yang mana cabang olah raga yang satu ini sudah menjadi perhatian dunia, sebentara perhatian yang di berikan pemerintah kota medan tentang cabang olah raga yang sudah menjadi olah raga yang di gemari oleh masyarakat Indonesia ini sangat memperihatinkan.
Sebagi bukti kita lihat saja tim sepak bola kebanggaan anak medan yaitu PSMS Medan, yang mana PSMS telah memberikan warna di persepak bolaan dalam negeri permainan yang keras dan bermutu telah ditunjukkan oleh punggawa-punggawa PSMS sejah tahun 1950.
Sebagai tim sepak bola yang sangat di segani di negeri ini dan terus memberikan pemain-pemain yang bermutu dan terus memberikan kotribusi kepada persepak bolaan nasional dan masuk dalam skuad tim Merah Putih dan terus memberikan hasil prestasi yang baik kepada masyarakat kota medan dan PEMKO Medan.Berbagai prestasi sudah diberikan kepada masyarakat medan dan PEMKO Medan,baru-baru ini PSMS berhasil merebut 3 kali piala bang yos dan tropi akhirnya bisa terus menetap di kota Medan dan di liga Indonesia tahun lalu PSMS berhasil menjadi runner up, tetapi sekarang PSMS Medan kembali kedasar dan merintis untuk menjadi tim yang di segani di Indonesia, kini PSMS terseyok-seyok di zona degradasi di Indonesia Super League ( ISL ) Djarum Super di putaran pertama ini, sekarang si ayam kinantan julukan PSMS seperti patah taji. Di dalam kompetisi Indonesia Super League ( ISL ) putaran pertama ini PSMS hanya mampu memetik satu kali kemenangan dan sisa pertandingan lainnya mempunyai hasil seri dan kalah, apa lagi materi yang ada di kubu PSMS saat ini sangat pas-pasan, hasil ini barang tentu sangat membuat public sepak bola yang ada di medan kecewa di tambah lagi kondisi stadion yang sangat memperihatinkan, akibatnya PSMS dilarang oleh Badan Liga Indonesia ( BLI ) untuk mempergunakan Stadion teladan sebagai home mereka ( PSMS ).
Stadion Teladan tidak di perkenankan oleh BLI sebagai home PSMS dengan alas an stadion kebanggaan anak medan itu tidak memiliki drainase yang baik kamar ganti pemain dan ruang wasit yang tidak baik dan penerangan yang tidak baik pula, masih banyak kekurangan yang harus di benahi untuk stadion teladan dapat di pergunakan oleh PSMS sebagi kandang mereka bertanding.
Sebenarnya masalah ini sudah sring kali di singgung oleh para pencinta ayam kinantan epada PEMKO Medan.Kalau kita berandai-andai apabila PSMS dapat bertanding menggunakan Stadion Teladan pastinya PSMS bisa lebih baik posisinya di bandingkan kondisi yang ada sekarang ini, sekarang PSMS Medan kehilangan pemain ke dua belas di setiap pertandingannya, yaitu masyarakat kota medan dan fans pencinta PSMS Medan, lawan mana yang tak gentar saat suara gendering para pendukung kinantan di tabuh bisa-bisa membuat mental lawan terkubur,tetapi saying Stadion Teladan kini seperti tidak berpenghuni di sebabkan satu-satunya tim sepak bola kebanggaan anak medan ( PSMS ) tak dapat menempati rumahnya sendiri alhasil prestasi PSMS Medan kini sangat turun drastis, yang mana sebagai tim yang menjadi runner up tahun lalu kini berdiri di zona degradasi Indonesia Super League ( ISL ).
Yang lebih menyedihkam lagi PEMKO Medan selaku yang bertanggung jawab kepada dengan perawatan Stadion Teladan dan pembinaan Olah raga di kota Medan seperti sudah tidak perduli, apa lagi tuk menghargai prestasi yang sudah di berikan oleh PSMS Medan selama ini sperti sudah tak di hargai, wajar apabila banyak pihak yang menyatakan pembinaan olah raga di kota Medan sangat buruk,gimana tidak,pasilitas yang di berikan oleh PEMKO Medan layak untuk di pergunakan dan terkesan urak-urakan, sudah berkali-kali hal ini di angkat kepermukaan baik melalui media cetak dan elektronik tetapi tetap saja PEMKO Medan cuek,sepertinya PEMKO Medan tidak malu hati memiliki Stadion Teladan yang terkesan kumuh dan tak terawatt itu.
Stadion Teladan yang dulu pernah menciptakan sejarah bagi persepak bolaan di kota Medan sekarang hanya menjadi gudang sejarah,akankah Stadion Teladan akan menciptakan sejarah baru? Atau atau akan menjadi gedung tua yang kusam dan kumuh yang hanya bisa bercerita tentang sejarah yang pernah di ciptakannya di masa lampau? Akan kita tunggu jawaban yang akan di berikan PEMKO Medan dengan segala kebijakannya untuk Stadion Teladan nantinya.

BRAVO PSMS MEDAN………….
TUNJUKAN BAHWA KITA MAMPU……

Thursday, October 30, 2008

kerja KPU Medan, Sumatera Utara Berantakan

Hingga saat ini daftar Caleg Medan kota tidak kunjung tertera, bahkan situs kpud Medan tidak ada. Juga pada Situs KPU Sumut tidak Up date. Diharapkan agar seluruh anggota KPU bekerja dengan baik, karena Kalian di gaji dari uang rakyat, rakyat butuh informasi yang akurat dan terpercaya bukan hanya permainan politik.

sumpah rakyat